REJANG LEBONG — Keluhan masyarakat terkait kondisi udara yang diduga terdampak kabut asap kiriman terus menjadi perhatian. Hampir seluruh ketua Rukun Tetangga (RT) dilaporkan menerima keluhan warga, terutama mengenai kondisi udara yang dirasakan kurang nyaman dan munculnya keluhan batuk-batuk.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong segera mengambil tindakan nyata untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.
Salah satu harapan warga adalah adanya bantuan masker, khususnya bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah. Selain itu, pemerintah melalui dinas terkait diharapkan melakukan pemantauan kualitas udara serta memberikan informasi yang jelas mengenai kondisi udara di wilayah Rejang Lebong.
Keluhan yang disampaikan warga melalui para ketua RT di lingkungan masing-masing diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ketua RT merupakan salah satu unsur pemerintahan paling dekat dengan masyarakat sehingga kerap menjadi tempat pertama warga menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.
Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya menunggu dampak semakin meluas, tetapi juga melakukan langkah pencegahan sejak dini melalui koordinasi antara Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, dan instansi terkait lainnya.
Di tengah kondisi udara yang dikeluhkan masyarakat, perlindungan kesehatan warga perlu menjadi prioritas. Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan respons positif dan langkah konkret agar masyarakat merasa terlindungi.
Warga berharap persoalan kabut asap kiriman ini segera mendapat perhatian dan penanganan yang memadai, sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan memperhatikan keselamatan dan kesehatan bersama.
Harapan masyarakat jelas pemerintah hadir, mendengar keluhan warga, dan mengambil langkah nyata untuk melindungi kesehatan masyarakat Rejang Lebong. (Syafri)


Social Header