Empat Lawang – 4 juli 2026.Keluhan para petani padi di Kecamatan Pasemah Air Keruh, Kabupaten Empat Lawang, kembali mencuat. Mereka menilai program rehabilitasi jaringan irigasi yang menelan anggaran hingga puluhan miliar rupiah belum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kondisi saluran air yang rusak dan tidak berfungsi membuat ribuan hektare lahan sawah kesulitan mendapatkan pasokan air.
Para petani mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan program swasembada pangan. Menurut mereka, target tersebut akan sulit tercapai apabila persoalan dasar, yakni ketersediaan irigasi dan sarana pertanian, tidak segera dibenahi.
Kondisi ini dirasakan oleh petani di sedikitnya lima desa, yaitu Desa Padang Gelai, Desa Muara Rungga, Desa Padang Bindu, Desa Muara Aman, dan Desa Muara Sindang. Hamparan sawah di wilayah tersebut disebut tidak memiliki sistem irigasi yang memadai. Bahkan, hamparan sawah di Desa Padang Gelai dikatakan telah puluhan tahun tidak dapat ditanami padi karena tidak adanya aliran air.
Saat dikonfirmasi, dua petani setempat, Canang dan Nuang, mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap kondisi pertanian saat ini.
"Sudah hancur Empat Lawang sekarang ini. Mau bersawah saja susah karena mesin traktor juga tidak ada. Bagaimana Pasemah Air Keruh mau ikut swasembada pangan kalau kondisinya seperti ini? Ini bukan lagi miris, tapi sudah sangat tragis bagi kami para petani padi," ujar mereka dengan nada kecewa.
Selain persoalan irigasi, petani juga mengeluhkan minimnya alat dan mesin pertanian yang menunjang aktivitas bercocok tanam.
Mereka berharap perhatian pemerintah pusat, khususnya Menteri Pertanian , agar turun langsung melihat kondisi di Pasemah Air Keruh.
Menurut para petani, ketika wilayah tersebut masih menjadi bagian dari Kabupaten Lahat, Pasemah Air Keruh dikenal sebagai salah satu lumbung padi. Namun dalam sekitar 15 tahun terakhir, produktivitas pertanian terus menurun akibat buruknya infrastruktur irigasi.
Petani juga menyoroti pembangunan jaringan irigasi yang dinilai tidak berkualitas. Mereka menduga pengawasan terhadap proyek-proyek tersebut sangat lemah sehingga hasil pembangunan tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta instansi terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jaringan irigasi, meningkatkan pengawasan terhadap proyek infrastruktur pertanian, dan menghadirkan solusi nyata agar sektor pertanian di Pasemah Air Keruh dapat kembali bangkit. (Syafri)


Social Header