Aceh Singkil | Jumat 12 Juni 2026 Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Negeri 1 Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, dengan nilai mencapai Rp1,3 miliar untuk Tahun Anggaran 2025–2026 mulai dipertanyakan oleh sejumlah pihak.
Pertanyaan tersebut muncul karena pengelolaan dana yang bersumber dari pemerintah itu diduga kurang transparan dan terkesan tertutup kepada masyarakat.
Departemen bidang Investigasi Central Hukum dan Keadilan (CHK)Kabupaten Aceh Singkil, Sukri Malau,mengatakan bahwa berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan pihaknya, sekolah tersebut dinilai kurang terbuka terkait informasi penggunaan dana BOS selama setahun terakhir.
"Berdasarkan hasil investigasi kami, SMA Negeri 1 Gunung Meriah tercatat sebagai penerima alokasi dana BOS terbesar pada tahun 2025–2026 dengan nilai sekitar Rp1,3 miliar.
Namun, kami melihat pihak sekolah terkesan tertutup terhadap informasi yang seharusnya dapat diketahui masyarakat. Karena itu, kami menduga adanya potensi penyimpangan dalam pengelolaan dana tersebut," ujar Sukri, Jumat (12/6/2026).
Ia berharap pihak pengawas dan instansi berwenang dapat menindaklanjuti persoalan tersebut dengan melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami berharap pengawas serta pihak berwenang dapat menanggapi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan terkait persoalan ini," katanya.
Sebelumnya, pada 5 Juni 2026, tim redaksi Singkilnews.id telah mengajukan permintaan wawancara tertulis kepada pihak SMA Negeri 1 Gunung Meriah untuk memperoleh klarifikasi. Namun Hasilnya Nihil
Kemudian Media Ini Mengkonfirmasi Bendahara Sekolah Tersebut. Dan Mengirimkan Rilis Yang Akan Diterbitkan Mana Tau Ada Yang Mesti Di Tambahkan Atau Di Kurangi.
Ia Memilih Bungkam Terkesan Ada Yang Di Tutup-tutupi. Hingga Berita Ini Diterbitkan
Narasumber: ( CHK) Kabupaten Aceh Singkil. Sukri Malau
Jurnalis: Rayali lingga Aceh Singkil


Social Header