Breaking News

KPK Mampir ke Sragen Buat Rumor Liar Berembus, Sekda Buru-Buru Dinginkan Suasana


SRAGEN –Breaking News Ada apakah  tim Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) komisi anti rasua  turun  di Kabupaten Sragen pada Kamis (11/6/2026) sukses membuat publik Bumi Sukowati geger. Berkumpulnya para pejabat eselon dan anggota DPRD Sragen di Pendopo Rumah Dinas Bupati memicu bola liar spekulasi di tengah masyarakat. Isu miring pun berembus kencang: ada wakil rakyat yang sedang "digarap" lembaga antirasuah.

Pantauan di lapangan, atmosfer di sejumlah warung kopi terasa berbeda. Kabar burung yang beredar di media sosial dan grup aplikasi pesan singkat bahkan menyebutkan bahwa seluruh anggota dewan yang hadir tengah menjalani pemeriksaan intensif terkait indikasi kasus hukum (penindakan).
"Gayeng.... KPK turun ke Sragen," bisik seorang warga yang mewanti-wanti agar namanya tidak masuk koran, sembari mengamati situasi dari kejauhan.

Sayangnya, atmosfer tegang juga terasa saat beberapa anggota DPRD Sragen coba dikonfirmasi mengenai agenda tersebut. Mayoritas dari mereka memilih aksi tutup mulut dan enggan memberikan komentar detail. Meski begitu, mereka tidak menampik jika lembaga yang kini dipimpin Nawawi Pomolango itu memang sedang mengumpulkan para pejabat teras Sragen di dalam pendopo.

Melihat rumor yang makin liar dan berpotensi bikin imun publik drop, Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, dr. Hargiyanto, langsung pasang badan untuk mendinginkan suasana. Mantan Kepala Dinas Kesehatan ini membenarkan adanya kunjungan tim KPK, namun ia membantah keras jika kedatangan mereka terkait dengan kasus hukum atau penindakan.

Hargiyanto meminta masyarakat tidak panik dan tidak menyebar spekulasi yang bukan-bukan. Menurutnya, agenda hari itu murni sebagai langkah preventif, bukan represif.
"Tidak ada masalah apa-apa, (kehadiran KPK) hanya untuk sosialisasi pencegahan. Jadi tidak perlu diduga yang macam-macam," tegas Hargiyanto menepis isu miring yang beredar.

Kedatangan KPK kali ini untuk memberikan sosialisasi antikorupsi. Bukan untuk menjemput paksa pejabat yang nakal. 

Jurnalis Wahono
© Copyright 2022 - JEJAKKASUSGROUP.CO.ID