Breaking News

Dibangun Tanpa Izin, Aktivis Ancam Demo Pembangunan Perumahan Diamond Field


Depok – Aktivis Lingkungan Kota Depok, Kurniawan Gita mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memberikan sanksi tegas kepada pengembang Perumahan Diamond Field, yang berlokasi Jalan Perigi RT 03 RW 07, Kelurahan Bedahan, Sawangan.

Kurniawan meminta Pemkot Depok menyegel perumahan karena diduga kuat belum sama sekali mengurus izin mendirikan bangunan (IMB) atau kelengkapan izin lainnya. Ia bahkan dengan yakin mengaku telah memiliki data tentang dugaan tersebut.

Hasil investigasi wartawan di lapangan, di sekitar lokasi Pembangunan Diamond Field tidak terlihat papan informasi proyek yang biasanya memuat identitas pengembang serta keterangan perizinan pembangunan.

“Kita harus tertib aturan. Tidak boleh membangun perumahan komersial tanpa adanya izin. Kita harus dukung iklim investasi, tapi bukan melanggar. Pokoknya segel, kalau tidak akan kami demo,” kata Kurniawan, Selasa (30/3/2026).

Ancaman aksi demonstrasi tersebut diutarakan kurniawan mengingat beberapa waktu lalu pembangunan Perumahan Diamond Field yang juga tergabung di PT Jaya Andaka makmur ini
sempat membuat masyarakat Bedahan murka.

Dimana, Diamond Field dianggap tidak bertanggung jawab terhadap lingkungan karena sempat viral akibat tanah pembangunan itu mengotori sepanjang Jalan Perigi. Beberapa pengendara roda dua dikabarkan menjadi korban jatuh akibat permukaan jalan yang licin.

“Pokoknya kami mendesak Pemkot Depok bertindak tegas terhadap pengembang nakal ini. Kalau dalam 7×24 jam tidak diindahkan, kami pastikan akan melakukan demo di depan proyek ini,” pungkasnya.

Aktivitas Cut and Fill tanpa izin oleh Perumahan Diamond Field diketahui telah melakukan kegiatan sementara beberapa awak media mencoba menelusuri kebenaran informasi tentang dugaan pembangunan Perumahan Diamond Field yang tanpa izin.

Di lokasi proyek, tim bertemu seseorang yang diduga merupakan mandor proyeks, namun menghindar ketiak di konfirmasi dan berdalih hanya seorang tukang.

Wartawan juga bertanya dimana keberadaan penanggung jawab proyek yang akrab disapa Muin kepada staf marketing.

Namun Muin melalui seluler oleh staf nya mengatakan sedang sibuk dan melempar tanggung jawab kepada pria bernama Andi. “Saya sedang sibuk, arahkan ke pak Andi saja,” kata Muin di sambungan telepon.

Narasumber : Kurniawan
© Copyright 2022 - JEJAKKASUSGROUP.CO.ID