Breaking News

DIDUGA OLI PALSU BEREDAR DI REJANG LEBONG, KONSUMEN DIMINTA WASPADA

Peredaran oli yang diduga tidak sesuai standar mulai dikeluhkan sejumlah konsumen di Kabupaten Rejang Lebong. Dugaan ini mencuat setelah salah satu pemilik kendaraan menemukan perbedaan warna oli saat melakukan penggantian di bengkel.

Menurut keterangan konsumen, oli yang dikeluarkan dari mesin tampak berbeda dari biasanya, sehingga memunculkan dugaan bahwa selama ini kendaraan tersebut menggunakan produk yang tidak asli atau tidak sesuai spesifikasi.

“Waktu diganti, warnanya terlihat berbeda dari oli pada umumnya. Kami jadi ragu apakah selama ini oli yang digunakan asli atau tidak,” ujar salah satu konsumen.
Sejumlah pihak menilai, kondisi ini perlu mendapat perhatian serius karena penggunaan oli yang tidak sesuai standar berpotensi merusak mesin kendaraan serta merugikan masyarakat.

Masyarakat pun meminta aparat penegak hukum bersama instansi terkait untuk melakukan pengawasan dan penelusuran terhadap peredaran oli di wilayah Rejang Lebong, termasuk menyisir toko-toko penjual guna memastikan keaslian produk yang beredar di pasaran.
Selain itu, muncul pula dugaan adanya pemasok yang menyalurkan oli yang tidak memenuhi standar ke sejumlah titik penjualan. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait hal tersebut.

Untuk itu, masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati dalam membeli oli, memastikan produk memiliki segel resmi, serta membeli di tempat terpercaya guna menghindari potensi kerugian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum maupun dinas terkait mengenai dugaan peredaran oli tidak sesuai standar tersebut. (Syafri)
© Copyright 2022 - JEJAKKASUSGROUP.CO.ID