Muratara/Lubuklinggau – Pasca kecelakaan maut antara bus ALS dan mobil tangki BBM di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (6/5/2026), proses penanganan korban terus dilakukan. Sejumlah korban selamat kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara identifikasi korban meninggal masih berlangsung.
Sejumlah korban luka saat ini dirawat di beberapa fasilitas kesehatan, termasuk RSUD di Lubuklinggau. Mayoritas korban mengalami luka bakar serius dan trauma akibat benturan keras saat kecelakaan terjadi.
Pihak rumah sakit menyebutkan, beberapa korban berada dalam kondisi kritis dan membutuhkan penanganan khusus di ruang intensif. Tim medis terus berupaya maksimal untuk menstabilkan kondisi pasien.
Sementara itu, untuk korban meninggal dunia, proses identifikasi masih dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan kepolisian dan tenaga medis.
Kondisi jenazah yang terbakar menjadi kendala dalam proses pengenalan, sehingga diperlukan pencocokan data seperti
identitas pribadi
ciri-ciri fisik
serta keterangan dari pihak keluarga
Sejumlah keluarga korban telah mendatangi rumah sakit untuk mencari informasi dan menunggu kepastian identitas anggota keluarganya.
Suasana haru dan duka menyelimuti lokasi, terutama saat proses pencocokan data dilakukan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga yang bepergian melintasi jalur tersebut untuk segera melapor dan berkoordinasi dengan petugas.
Selain fokus pada penanganan korban, aparat kepolisian juga masih melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan. Olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi terus dilakukan guna memastikan faktor utama insiden, termasuk kemungkinan kelalaian atau kondisi kendaraan.
Hingga saat ini, jumlah korban meninggal masih tercatat sebanyak 16 orang, sementara korban luka masih dalam pendataan lebih lanjut. (Syafri)


Social Header