JEJAK KASUS GROUP - GROUP
Leman.C merupakan Putra daerah Kabupaten Lahat selaku Komisaris PT Levi Bersaudara Abadi (LBA) membangun jalan khusus (hauling road) angkutan batubara sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Infrastruktur tersebut diharapkan dapat mengalihkan angkutan batubara dari jalan umum ke jalur khusus.
Komisaris PT LBA Leman C menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jalan tersebut.
“Pembangunan hauling road ini bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjalankan operasional pertambangan yang aman, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menegaskan, dengan adanya jalan khusus tersebut, distribusi batubara dapat lebih tertib, risiko kecelakaan diminimalkan, serta dampak terhadap masyarakat dan lingkungan lebih terkontrol.
Sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, perusahaan disebut terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat sekitar.
Wakil Bupati (Wabup) Lahat Widia Ningsih menambahkan bahwa pembangunan jalan hauling merupakan bagian dari upaya menjawab keresahan masyarakat, khususnya di wilayah Merapi Area, yang selama bertahun-tahun terdampak aktivitas angkutan batubara di jalan umum.
Ia mengingatkan kembali kondisi kemacetan parah yang pernah terjadi pada 2018 akibat tingginya lalu lintas angkutan batubara dari Lahat menuju Palembang.
Demonstrasi masyarakat pun sempat berlangsung berhari-hari karena dampak kemacetan dan gangguan lingkungan.
Menurut Widia, kebijakan Gubernur Sumsel pada 2018 untuk mengalihkan angkutan batubara dari jalan umum menjadi langkah awal penyelesaian persoalan tersebut.
Namun integrasi jalan khusus dari perusahaan ke jalur hauling masih menjadi pekerjaan rumah hingga akhirnya terealisasi melalui inisiasi PT LBA.
“Ini merupakan sejarah bagi Kabupaten Lahat. Sejak 2009 jalan Merapi selalu dilalui angkutan batubara. Kini, di masa kepemimpinan sekarang, jalan khusus dapat terealisasi,” terangnya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada para penggagas dan mitra PT LBA atas terselenggaranya pembangunan jalan khusus tersebut.
“Saya bangga kepada Kabupaten Lahat dan para penggagas jalan khusus batu bara ini. Ini harus menjadi contoh bahwa masyarakat Sumsel, khususnya di Lahat, terbuka terhadap investasi, namun tetap memperhatikan dampak sosial dan lingkungan,” aku Deru.
Deru menegaskan, keberadaan jalan khusus harus memastikan pengusaha dapat beroperasi dengan aman tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat.
Gubernur juga berharap tidak ada lagi angkutan batubara yang melintasi jalan umum.
Menurut dia, pembangunan jalan hauling tidak hanya menyelesaikan persoalan kemacetan dan dampak lingkungan, tetapi juga berpotensi menciptakan ekosistem ekonomi baru yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
Dengan beroperasinya jalan khusus tersebut, Pemprov Sumsel dan Pemkab Lahat berharap aktivitas pertambangan dapat berjalan lebih tertib, serta keseimbangan antara investasi dan kepentingan masyarakat tetap terjaga.
(Bambang.MD)


Social Header