Breaking News

Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih Buka Kegiatan Musrenbang di Merapi Barat

 
JEJAK KASUS GROUP - LAHAT 
Bupati (Wabup) Lahat Widia Ningsih secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan untuk tahun 2027, yang digelar di Kantor Camat Merapi Barat, Kamis (29/01/2025).

Dalam sambutannya, Wabup menegaskan bahwa Musrenbang menjadi forum penting bagi pemerintah daerah untuk mendengar langsung keluhan serta kebutuhan masyarakat, khususnya warga di wilayah Merapi Area.

“Musrenbang ini kita laksanakan untuk mendengar secara langsung keluhan-keluhan yang ada. Jadi bapak ibu jangan sungkan,” ujar Widia di hadapan peserta.

Fokus 2027: Turunkan Kemiskinan dan Perkuat Daya Saing Daerah

Widia menyampaikan, arah pembangunan Kabupaten Lahat tahun 2027 akan difokuskan pada beberapa prioritas utama, yaitu:

Akselerasi penurunan kemiskinan

Penguatan daya saing daerah melalui ekonomi lokal yang inklusif

Peningkatan layanan dasar yang berkualitas

Pembangunan infrastruktur yang tangguh

Tata kelola pemerintahan yang inovatif dan berkelanjutan

Ia juga menekankan, Musrenbang bukan hanya agenda seremonial, melainkan wadah diskusi untuk membahas masalah nyata yang dihadapi masyarakat, mulai dari desa hingga instansi pelayanan.

“Saya tidak akan terlalu banyak menyampaikan materi, karena kalau banyak materi nanti ngantuk. Lebih baik kita tanya jawab, diskusi apa permasalahan di dusun kita, permasalahan di instansi kita,” katanya.

Anggaran Terbatas, Program Dipastikan Tetap Berjalan

Dalam kesempatan itu, Wabup Widia turut memaparkan kondisi anggaran daerah. Ia menyebutkan bahwa total anggaran Kabupaten Lahat sekitar Rp700 miliar, namun mengalami penyesuaian menjadi sekitar Rp694 miliar.

Kondisi tersebut berdampak pada sejumlah program yang harus tertunda, namun pemerintah memastikan program prioritas tetap berjalan, terutama untuk wilayah Merapi Area.

“Memang banyak program-program terpending, tetapi kami memastikan program tetap akan berlangsung di Kabupaten Lahat, terutama di Merapi area,” tegasnya.

Jalan Rusak dan Hauling Batubara Jadi Sorotan

Permasalahan lalu lintas dan jalan rusak juga menjadi perhatian dalam Musrenbang tersebut. Widia menyebutkan, keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak sudah sering disampaikan dan menjadi prioritas pemerintah daerah.

Terkait jalan hauling batubara, Widia menjelaskan bahwa rencana pembangunan jalur tersebut sebenarnya telah disusun sejak tiga tahun lalu, dan baru bisa terealisasi sekarang.

“Jalan hauling batubara ini sudah direncanakan dan disusun sejak tiga tahun lalu. Ini baru terlaksana dan insyaallah dapat diselesaikan dalam waktu tiga hari lagi,” ungkapnya.

Menurutnya, jika jalur hauling tersebut rampung, maka aktivitas angkutan batubara tidak lagi mengganggu jalan umum, sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat dapat lebih terjaga.

“Sehingga tidak akan membawa kemudaratan lagi di jalan umum. Jalan umum tetap nyaman,” tambahnya.

Harapan: Ekonomi Rakyat Meningkat, Mobilitas Lebih Aman

Wabup berharap pembangunan yang dilakukan ke depan dapat menciptakan kondisi yang lebih baik, baik dari sisi ekonomi maupun infrastruktur.

Dengan infrastruktur yang tertata, aktivitas masyarakat berjalan lancar, dan roda ekonomi lokal bisa meningkat.

“Energi nasional berjalan, ekonomi rakyat meningkat, dan jalan umum tetap nyaman,” tutupnya."

Jurnalis: Bambang MD
© Copyright 2022 - JEJAKKASUSGROUP.CO.ID